Perkembangan Motorik Anak Usia 3 Tahun

Dulu, aktivitas bulanan yang paling malas saya lakukan adalah membawa Teteh ke Posyandu. Soalnya tiap kali ke Posyandu, sering saya ditegur ibu-ibu Posyandu perihal berat badan Teteh yang nyaris menyentuh garis kuning. Masih di garis hijau sih. Tapi tiap bulan kenaikan badannya gak signifikan. Jadilah saya “diceramahi” ibu-ibu Posyandu.

Demi memastikan kesehatan Teteh di usianya yang masih batita, saya pun membawa Teteh konsultasi ke dokter spesialis anak juga ke tumbuh kembang anak. Sebagai pemeriksaan awal, dokter menyarankan agar Teteh menjalani pemeriksaan laboratorium, mulai dari rontgent, sampai pemeriksaan alergi. Hasilnya, Teteh sehat-sehat saja. Alhamdulillah.

Di klinik tumbuh kembang anak, untuk anak usia 3 tahun, perkembangan Teteh saat itu juga tidak ada masalah. Perkembangan motorik anak usia 3 tahun cukup bagus. Malah cukup membuat saya pusing. Aktifnya luar biasa. “Membeo” kebiasaan orang lain, corat-coret dinding dengan krayon dan spidol, sampai bikin deg-degan karena suka naik turun tangga dan joged-joged di atas galon. Belum lagi kalau dibawa jalan-jalan ke mall, harus ekstra hati-hati karena Teteh suka berlarian kesana kemari. Kalau makan, maunya makan sendiri walaupun ada sedikit makanan yang berceceran.

Anak 3 Tahun, Umumnya Sudah Bisa Apa?

People photo created by bearfotos – www.freepik.com

Umumnya, anak usia 3 tahun mulai mempelajari keterampilan dasar seperti:

  • Mampu berbicara dalam 3-4 kata dengan jelas
  • Bisa menyebutkan nama, usia, dan jenis kelaminnya
  • Bisa mengikuti perintah sederhana, misalnya “De, cuci tangan dan sikat gigi sebelum tidur, ya”

Sementara dari keterampilan fisik dan perkembangan motoriknya, secara umum anak usia 3 tahun menunjukkan kemampuan:

  • Bisa memegang peralatan tulis dengan tepat
  • Mahir memegang peralatan makan sendiri
  • Bisa menangkap bola dan melemparkannya kembali
  • Bisa berjalan dengan baik
  • Bisa melompat dengan satu kaki
  • Mampu menaiki tangga atau jalan yang landai

Perkembangan setiap anak memang berbeda-beda. Namun yang perlu diingat, usia 3-5 tahun ini merupakan golden age bagi anak.

Stimulasi yang diberikan sesuai dengan perkembangannya akan menjadikan anak lebih matang baik fisik maupun psikis.

Stimulasi yang Tepat Membantu Tumbuh Kembang Anak

Untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar pada anak, kita bisa mengajak anak bermain di halaman atau di taman. Kita bisa menggunakan aneka mainan yang tersedia di taman, seperti perosotan, panjatan, atau trampolin.

Ketika anak bermain dengan asik di taman bermain, tanpa sadar ia akan sering melompat, naik tangga, memanjat, dan sebagainya. Selain bermain di taman, kita juga bisa mengajak anak bermain bola atau naik sepeda.

Untuk melatih motorik halus, berikan anak buku gambar atau kertas kosong serta alat tulis dan pensil warna, lalu biarkan ia menggambar sesuka hatinya.

Perkembangan Motorik Anak Usia 3 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *