fakta mobil jadul

Ulasan Seputar Fakta Mitos Mengenai Mobil Jadul

Selain rumah, saat ini mobil menjadi salah satu kebutuhan lain yang sepertinya wajib dimiliki sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak ke empat di Dunia. Indonesia menjadi pasar industri yang potensial untuk memenuhi akan kebutuhan permintaan mobil yang tinggi, mobil murah pun kian menjamur dengan harga terjangkau. kini memiliki kendaraan roda empat bukanlah hal yang terlalu sulit. Disisi lain sebagian orang tidak tahu bahwa banyak mitos salah kaprah yang berkembang seputar mobil. Mitos ini telah lama dan masih dipercaya oleh masyarakat kita. Padahal sebagian mitos tentang mobil ini hanyalah berlaku pada mobil jadul atau jaman dulu saja. Inilah fakta mitos seputar mobil:

1. Panaskan mobil sebelum jalan

Tahukah Anda ini hanyalah mitos. Kebiasaan lama memang sulit dirubah. Kebiasaan memanaskan kendaraan sebelum digunakan ini telah diturunkan oleh kakek atau ayah kita. Mereka percaya bahwa memanaskan mesin mobil harus dilakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan pada komponen mesin. Biasanya memanaskan berlangsung 5-10 menit bahkan lebih. Faktanya teknologi otomotif masa lalu belum maju seperti sekarang. Sehingga mesin mobil memang harus dipanaskan terlebih dahulu, namun kini segalanya telah berubah. Oli yang terkumpul dibawah mesin langsung dipompa kebagian atas mesin pada saat kunci kontak mobil diputar ke posisi on.

2. Kebiasaan menginjak gas sebelum mesin mobil mati

Dahulu pengemudi sering menginjak pedal gas dalam-dalam, ini dilakukan agar aki terisi arus listrik. Apakah ini perlu.. ini hanyalah mitos. Faktanya hal ini kurang valid karena arus listrik yang di suplay untuk mengisi aki tidak seberapa banyak jika hanya menginjak gas beberapa detik karena selama perjalanan ketika mobil berjalan aki sudah dalam kondisi mengisi.

3. Menyalakan hazard ketika hujan deras

Pengemudi di Indonesia, jika hujan deras atau cuaca berkabut, maka akan menyalakan lampu hazard, dengan alasan agar mobil dibelakang dapat melihat mobil di depannya. Padahal ini salah, bahkan di Dunia Internasional, menyalakan lampu hazard saat hujan deras ini melanggar aturan lalu lintas. Tindakan ini justru membahayakan karena pengemudi dibelakang tidak mengetahui mobil di depannya akan berbelok ke kiri atau ke kanan sehingga bisa menyebabkan kecelakaan. Bahaya lainnya, menyalakan lampu hazard dapat menyilaukan pengemudi mobil di belakangnya. Cukup menyalakan lampu utama dan berhati-hati saat hujan deras. Lampu hazard hanya digunakan ketika kerusakan serius, atau jika dalam keadaan benar2 darurat seperti sedang mengganti ban, atau pengemudi tidak bisa meneruskan berkendara karena sakit.

4. Pemasangan alarm membuat accu boros

Faktanya ini tidak sepenuhnya benar, melainkan lebih disebabkan karena unsur manusia, artinya selama penggunaannya sesuai prosedur yang berlaku, aki tentu tidak boros dan tidak cepat rusak

5. Mobil baru harus inreyen

Faktanya, sekarang ini mobil baru sudah layak jalan tanpa perlu proses inreyen

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *