Lewat Tanoto Foundation, Sukanto Tanoto Menemukan Resep Jitu Mengembangkan Pemuda Indonesia

Lewat Tanoto Foundation, Sukanto Tanoto Menemukan Resep Jitu Mengembangkan Pemuda Indonesia

TanotoFoundation
Source : Tanoto Foundation

Masa depan bangsa Indonesia menjadi perhatian penting pengusaha Sukanto Tanoto. Lewat Tanoto Foundation yang didirikannya, ia berupaya menjaganya lewat generasi muda.

Proklamator Republik Indonesia, Soekarno, sangat menyadari arti penting pemuda. Ia pernah mencetuskan kalimat yang legendaris tentang kaum muda. Katanya, “Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Pernyataan ini sejatinya memperlihatkan potensi pemuda begitu besar. Mereka akan mampu membuat perubahan besar jika memang memiliki kemampuan khusus. Oleh sebab itu, upaya mendidik pemuda menjadi generasi unggul sangat penting.

Sukanto Tanoto tahu persis hal tersebut. Maka, bersama dengan Tanoto Foundation, ia berusaha menghadirkan generasi muda berkualitas yang pantas menjadi pemimpin pada masa depan.

Dalam melakukannya, Tanoto Foundation memiliki solusi jitu. Memanfaatkan program beasiswa yang dimilikinya, mereka gencar mendidik para pemuda supaya mampu menjadi pribadi unggul.

Selama ini, Tanoto Foundation kerap meluncurkan program beasiswa yang dinamai National Champions Scholarship. Ini adalah dukungan dari yayasan yang resmi berdiri pada 2001 tersebut kepada mereka yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas untuk jenjang S1 dan S2.

Tanoto Foundation mulai meluncurkan National Champions Scholarship pada 2006. Dalam pelaksanaan, mereka menjalin kerja sama dengan 12 perguruan tinggi ternama di Indonesia. Hal ini dilakukan demi memastikan mutu pendidikan serta mempermudah aksesnya bagi peserta dari seluruh wilayah negeri kita.

Beasiswa dari yayasan yang dirintis Sukanto Tanoto sejak 1981 ini termasuk populer dan sangat banyak peminatnya. Pada 2015 ada 8.057 pelamar beasiswa. Namun karena seleksi yang dilakukan sangat ketat hanya ada 236 orang yang diterima.

Mengapa beasiswa dari Tanoto Foundation ini begitu diminati? Ini terkait dengan proses menciptakan generasi muda yang unggul. National Champions Scholarship berbeda dari program beasiswa kebanyakan. Mereka tak hanya memberi dukungan finansial kepada para penerima beasiswa. Lebih dari itu, Tanoto Foundation juga mengembangkan kemampuan diri mereka.

Para penerima beasiswa National Champions Scholarship yang sering disebut Tanoto Scholars itu diajari beragam keterampilan soft skill oleh Tanoto Foundation. Hal itu seperti kemampuan presentasi, berbicara di depan umum, kerja sama, maupun teknik kepemimpinan.

“Selain pencapaian akademik mereka terus dipantau, kami juga menyediakan pelatihan public speaking dan presentasi. Keahlian ini belum tentu diperoleh di sekolah. Kami juga mewajibkan mereka untuk terlibat ke dalam beragam kegiatan pengembangan masyarakat. Dalam hal ini, mereka harus saling berkolaborasi dengan siswa lain dalam eksekusi maupun pengelolaan,” kata Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Anderson Tanoto, kepada Jakarta Post.

Pelatihan ini merupakan kunci dalam mengembangkan kemampuan generasi muda. Para Tanoto Scholars merasakan manfaatnya begitu besar. Salah satunya Fathian Hafiz Aulia yang menempuh pendidikan di jurusan Teknik Elektro di Universitas Gadjah Mada. Ia menyatakan pelatihan yang diperolehnya akan menjadi bekal berharga ketika terjun ke masyarakat nanti.

Contoh sederhana, kami belajar mengidentifikasi masalah sosial. Kami juga mempelajari cara meyakinkan orang bahwa kegiatan yang kami jalankan berguna bagi mereka, seperti ketika kami melakukan pelatihan untuk para siswa sekolah dasar,” ujar Fathian.

Ia sangat yakin bekal yang didapatkan dari Tanoto Foundation akan bermanfaat bagi masa depannya. Katanya, “Kemampuan ini akan berguna ketika enjadi entrepreneur nanti. Pelatihan yang diberikan juga mengajari kami beragam skill yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin. Ketika jadi seorang pemimpin, maka berarti diri kami harus bisa menjadi contoh dan mampu memotivasi orang melakukan hal yang benar.

MELAHIRKAN GENERASI UNGGULAN

Tanoto Foundation
Source: Tanoto Foundation

Tanoto Foundation didirikan oleh Sukanto Tanoto untuk mewujudkan salah satu impiannya. Chairman Royal Golden Eagle (RGE) ini memiliki mimpi besar, yakni terhapusnya kemiskinan dari Indonesia.

Agar impian tersebut bisa terwujud nyata, Sukanto Tanoto meyakini tiga hal sebagai caranya, yakni pemberdayaan masyarakat, kemudahan mengakses pendidikan berkualitas, serta peningkatan kualitas hidup. Tiga hal ini yang akhirnya menjadi bidang kegiatan utama di Tanoto Foundation.

Namun, bersamaan dengan itu, Sukanto Tanoto juga sadar bahwa generasi muda berperan penting bagi Indonesia. Masa depan bangsa ada di tangan mereka. Oleh sebab itu, pemuda wajib dibekali kemampuan kepemimpinan karena pada akhirnya mereka yang akan memimpin bangsa pada saatnya nanti.

Hal inilah yang akhirnya membuat Tanoto Foundation mau membuat program pelatihan kepemimpinan untuk penerima beasiswanya. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan pemuda Indonesia agar mau memiliki hasrat belajar sepanjang hidup, seorang pemimpin masa depan yang juga peduli terhadap masyarakat,” kata Anderson Tanoto.

Buah dari pelatihan yang dilakukan oleh Tanoto Foundation sudah mulai terlihat. Para Tanoto Scholars menunjukkan diri mereka berpotensi menjadi para pemimpin pada masa depan. Hal itu terindikasi dari target dan tujuan hidup yang ditetapkan begitu jelas.

Fathian misalnya. Ia sudah bertekad menjadi wirausahawan ketika lulus dari kuliah nanti. Ia berkata, “Saya ingin membuat bisnis sendiri dan membuat produk lokal yang bisa dibanggakan oleh orang Indonesia.” Dengan itu, Fathian berharap ia mampu membuka lapangan kerja untuk orang lain.

Lain lagi dengan Tanoto Scholars bernama Agata Ayu Gita. Mahasiswa yang tengah belajar teknik industri di Universitas Indonesia ini ingin memadukan dua kegemarannya. Ia berharap dapat bekerja dengan menggabung teknik industri dan seni.

Gita mengaku memiliki ketertarikan khusus terhadap seni khususnya kesenian Jawa, Wayang Orang. Ia pun menyukai apa pun tentang batik. Ini pula yang akhirnya mengantarnya menjadi Putri Batik Nusantara 2016. Maka, dengan bidang spesial yang disukainya tersebut, Gita bermimpi bisa menjadi bagian dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Setelah saya bergabung dengan Tanoto Scholars Association, Tanoto Foundation mendukung saya secara finansial untuk menjalankan kegiatan pengembangan masyarakat. Saya akhirnya memutuskan untuk menggelar hari batik di Universitas Indonesia,” kata Gita.

Selain keduanya, masih banyak lagi para Tanoto Scholars yang tak kalah cemerlang. Hingga Agustus 2015, Tanoto Foundation sudah membuka beasiswa National Champions Scholarship untuk 2.412 orang. Sama seperti Fathian dan Gita, semuanya dibekali kemampuan menjadi pemimpin masa depan oleh Tanoto Foundation.

Tanoto Foundation sangat berharap banyak kepada para Tanoto Scholars. Mereka diharapkan bisa menghadirkan perubahan positif ke masyarakat kelak kemudian hari.

Inilah resep jitu yang dimiliki oleh Sukanto Tanoto dalam mengembangkan generasi muda. Lewat Tanoto Foundation, para pemuda diajari beragam keterampilan soft skill. Bersamaan dengan itu, kepekaan sosial juga diasah dengan melibatkan mereka ke berbagai aktivitas sosial.

Dari upaya tersebut diharapkan akan lahir generasi muda yang unggul. Dengan demikian, masa depan Indonesia akan berada di jalan yang tepat. Kemiskinan juga diharapkan hilang dari negeri kita seperti yang diimpikan oleh Sukanto Tanoto.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *