Aplikasi Paribasa Sunda (IWIC2017)

Salah satu kegiatan yang paling saya sukai ketika membuka dashboard blog adalah… memperhatikan kata kunci. Di twitter maupun di Linkedin saya juga sering membagikan kata kunci terakhir yang membawa nyasar nyaris setengah jumlah pengunjung blog saya.

Kadang ada saja yang nyasar ke blog dengan kata kunci yang lucu-lucu seperti cantik udel kotor, atau kata kunci horor seperti paku keluar dari perut sampai yang serius seperti apa yang akan kamu lakukan bila tidak ada air bersih di daerahmu. Nah lho… apa ya? Koq bisa kata kunci seperti ini nyasar masuk ke blog saya? Saya sendiri bingung, kenapa ya? Hihi… 

Tapi yang paling banyak sih yang nyasar gara-gara kata kunci seperti uyah mah tara tees ka luhur, kapeurih jadi peurah, cikaracak ninggang batu laun-laun jadi legok, halodo sataun lantis ku hujan sapoe, dan lain sebagainya.

Diawali dengan kontes GA “Sadar Hati – Bahasa Daerah Harus Diminati” yang diadakan oleh teman blogger, Mas Rudy Belalang Cerewet, ternyata tulisan yang diikutkan kontes ini meraih pageviews cukup tinggi.

Saya rasa sih karena memang kebutuhan orang mencari arti peribahasa daerahnya sendiri ini masih cukup tinggi. Bisa jadi karena rasa keingin tahuan setelah membaca atau mendengar paribasa yang dicari, atau karena tugas sekolah.

Nah, kemungkinan kedua sepertinya alasan yang paling cocok hehe.

Akhirnya saya kembali menulis tentang paribasa Sunda. Kebanyakan sih dicontohkan berdasarkan pengalaman pribadi. Pengertiannya sendiri bukan ditulis dalam bahasa Sunda, melainkan dalam bahasa Indonesia. Tujuannya agar pembaca, yang mungkin saja kurang paham bahasa Sunda, jadi lebih paham arti paribasanya. Alhamdulillah kalau memang isi tulisan saya bisa membantu mereka yang mencari pengertian paribasa Sunda.

Bahasa Sunda, Data dan Fakta

Bahasa Sunda memiliki kekayaan kosa kata bahasa yg sangat variatif yang mungkin tidak ditemukan di daerah lainnya di Indonesia. Bahasa Sunda yang dipakai sebagian besar penduduk Jawa Barat ini adalah bahasa kedua terbesar di Indonesia setelah bahasa jawa dan memiliki 42 juta orang penutur.

Bahasa Sunda sendiri secara resmi hadir pada tiga aplikasi dan layanan yang disuguhkan Google, yaitu Google Translate, Google Search dan aplikasi keyboard Gboard mulai bulan September yang lalu. Berdasarkan data yang dimiliki Google, tren pengguna yang melakukan pencarian terkait bahasa Sunda cukup tinggi.

Dalam bahasa Sunda, terdapat jejak budaya yang cukup representatif untuk menggambarkan mengenai falsafah hidup yang dianut urang Sunda, yaitu paribasa (peribahasa) dan babasan (pepatah)

Di balik paribasa dan babasan ini tersimpan pandangan hidup yang menjadi kerangka dasar masyarakat yang bersangkutan melihat dan menafsirkan berbagai realitas yang dihadapinya.

Berkaitan dengan peribahasa, saat ini ada dua buku penting yang dapat dijadikan rujukan, yaitu buku Mas Natawisastra berjudul Saratus Paribasa jeung Babasan (cet. I thn. 1914; cet. II 1978) terdiri atas lima jilid. Dan buku yang ditulis Samsoedi Babasan jeung Paribasa Sunda yang terbit tahun 1950-an. Dalam kedua buku tersebut termuat lebih dari 500 peribahasa.

Selain melalui layanan dan aplikasi yang disediakan Google, saat ini sudah cukup banyak aplikasi Kamus Bahasa Sunda yang membantu mempermudah proses belajar bahasa Sunda. Tak hanya itu, beragam aplikasi lain seperti cerita humor, lagu Sunda, sampai aksara Sunda pun sudah tersedia.

Hanya saja, khusus paribasa Sunda, saya belum menemukannya. Padahal aplikasi yang berisi kumpulan paribasa Sunda ini bisa sangat membantu banyak orang yang kebingungan mencari arti paribasa Sunda.

Untuk mempermudah pengguna, aplikasi paribasa Sunda nanti bisa dibuat per kata kunci, misal uyahhalodo, peurih, dan lain sebagainya.

Sumbernya dari mana? Dari buku-buku yang tersedia tentu saja.

Kira-kira apalagi ya yang bisa ditambahkan di aplikasi seperti Paribasa Sunda ini?

Wujudkan Ide Membuat Aplikasi Melalui IWIC 2017

Andai saya bisa membuat sendiri aplikasi seperti ini, tentu saja saya akan mulai ngoding sekarang juga. Sayang, saya gak bisa. Makanya paribasa Sunda-nya saya tulis di blog saja. Siapa tahu ada yang kebetulan developer mampir ke blog saya dan tertarik mengembangkan ide saya? Yaa… siapa tahu. Karena saat ini sedang berlangsung Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) 2017 untuk memperebutkan juara IWIC 2017.

Tujuan IWIC ini diadakan adalah untuk memotivasi masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan usia untuk menjadi pencipta produk-produk digital & startup, dan tidak hanya menjadi pengguna/konsumen.

Kalau menang hadiahnya kan bisa digunakan untuk mengeksekusi ide lamunan seperti di atas atau untuk mengembangkan aplikasi yang sedang dibuat. Lebih dari itu, ide produk-produk digital (apps) yang kita buat bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat, dan bahkan yang bisa bersaing dengan produk digital dunia global.

Tentang Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC)

IWIC adalah singkatan dari Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest. IWIC merupakan kompetisi ide aplikasi mobile (apps) dan startup digital. IWIC adalah program tahunan yang diadakan Indosat Ooredoo sejak 2006, dan tahun ini adalah IWIC yang ke-11.

Tujuan IWIC ini diadakan adalah untuk memotivasi masyarakat Indonesia dari semua kalangan dan usia untuk menjadi pencipta produk-produk digital & startup, dan tidak hanya menjadi pengguna/konsumen. Menciptakan ide produk-produk digital (apps) yang bisa berguna bagi banyak orang, menyelesaikan masalah sehari-hari, meningkatkan dan memperkaya kualitas hidup masyarakat, dan bahkan yang bisa bersaing dengan produk digital dunia global.

Kompetisi ini tidak hanya terbuka untuk developer professional saja, namun siapapun yang punya ide (anak-anak, orang tua, siswa, karyawan, dsb), apapun idenya, bisa dituangkan di kompetisi IWIC ini.

Teman-teman jago coding membuat aplikasi? Atau punya idenya saja? Boleh banget ikut IWIC11 ini. Ayo segera daftarkan ide kalian di Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest (IWIC) 2017 dengan mengisi data yang ada. Info selengkapnya bisa dibaca di website IWIC.

Image 05

2 comments

  • kalau ada aplikasi basa sunda ini aku pasti donlod hahahaha! pasti lucu dan banyak kata2 yg aku blm tau karena tara dipake, berasa pny majalah mangle di HP meureun kl ada aplikasi ini hihihi 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *