3 Tips Anak Gemar Membaca Dengan Media Online Terlengkap

Orang tua yang memiliki anak bayi atau balita pastilah menginginkan anak yang pintar membaca dan menulis. Membaca dan menulis merupakan langkah awal bagi balita untuk menunjukan kemampuannya secara tertulis. Umumnya balita bisa mulai membaca pada usia 4-5 tahun. Namun juga ada beberapa yang sedikit terlambat. Hal ini dikarenakan tidak dibiasakan oleh orang tua. Orang tua merupakan faktor utama bagi perkembangan otak anak. Berikut adalah tips bagi orang tua untuk membantu sang buah hati membaca.

Tips ini adalah informasi umum yang bermanfaat bagi anak-anak dari semua umur. Jangan menerapkan semua strategi ini sekaligus atau jangan memaksa anak Anda untuk dapat melakukan semuanya dengan segera. Proses langkah ini hanya untuk Anda terapkan saat Anda merasa anak Anda sudah siap.

Pertama, bacakanlah anak Anda beberapa cerita. Mengajari anak Anda untuk membaca benar-benar sebuah proses yang dimulai sejak masa kanak-kanak. Apa yang Anda harus lakukan adalah mulai membaca dengan bayi Anda. hal ini akan menumbuhkan ikatan khusus untuk kalian berdua, dan juga menanamkan cinta pada buku. Kenikmatan saat membaca adalah salah satu prediktor terbesar keberhasilan membaca pada anak usia sekolah. Jika anak tidak belajar sejak dini untuk menikmati membaca, kemungkinan besar hal tersebut akan menghambat kemampuan mereka di kemudian hari.
Berapa banyak yang dibaca untuk anak Anda tergantung keputusan Anda dan keluarga, membaca setidaknya 3-4 buku sehari, bahkan saat anak Anda masih sangat muda. Saat dia bertambah tua dan bisa duduk lebih lama, jadilah tujuan keluarga untuk membaca bersama setidaknya selama 20 menit setiap hari.

Kedua, ajukan pertanyaan. Mengajukan pertanyaan saat membaca untuk anak Anda tidak hanya bagus untuk mendorong anak Anda berinteraksi dengan buku tersebut, namun juga sangat efektif dalam mengembangkan kemampuannya untuk memahami apa yang dia baca. Tujuan utama dalam membaca adalah membuat anak kita mengucapkan kata-kata yang dibaca. Jika seorang anak tidak dapat memahami apa yang sedang dia baca, sebenarnya tidak ada gunanya membaca sama sekali. Sementara anak Anda masih bayi, ajukan pertanyaan kepadanya seperti, “Apakah kamu melihat kucingnya?”, sambil menunjuk gambar kucing itu. Ini tidak hanya akan mengembangkan kosakatanya, juga akan mendorongnya untuk berinteraksi dengan buku yang sedang dibacanya. Seiring bertambahnya usia, mintalah dia untuk menunjuk pada barang-barang di buku itu dan membuat suara binatang yang dilihatnya.

Begitu anak Anda berusia sekitar 2 atau 3 tahun, mulailah mengajukan pertanyaan sebelum, ketika membaca, dan setelah membaca buku. Tunjukkan pada anak Anda sampul buku itu dan tanyakan kepadanya apa yang menurutnya akan terjadi (memprediksi). Saat membaca, tanyakan kepadanya apa yang dia pikir akan terjadi atau mengapa dia berpikir karakter membuat pilihan tertentu (inferring). Jika karakter menggambarkan emosi yang kuat, identifikasikan emosi itu dan tanyakan kepada anak Anda apakah dia pernah merasakannya (menghubungkan). Di akhir buku, tanyakan apakah ramalannya itu benar. Setelah itu, mintalah dia untuk memberi tahu Anda apa yang dia ingat terjadi dalam buku (meringkas).

Ketiga, jadilah contoh yang baik. Bahkan jika anak Anda terpesona dengan buku sejak usia dini, daya tariknya akan cepat berkurang jika dia tidak melihat model yang dimodifikasinya di rumahnya. Jika Anda bukan pembaca setia, lakukan upaya sadar untuk membiarkan anak-anak Anda melihat Anda membaca setidaknya beberapa menit setiap hari! Baca majalah, buku masak, novel. Tunjukkan pada anak Anda bahwa membaca adalah sesuatu yang orang dewasa perlu lakukan. Jika Anda memiliki anak laki-laki, bagikan artikel ini dengan suami Anda. Anak-anak perlu melihat bapak mereka membaca, terutama karena ini bukanlah sesuatu yang anak laki-laki biasa lakukan. Sebagai orang tua, terkadang kita bisa mendukung dengan apa yang seharusnya dilakukan anak-anak kita agar sukses. Tapi kita sering lupa bahwa anak sering belajar dengan mengikuti orang tua.

Ayo, para orang tua sekarang saatnya memberi contoh yang baik untuk anak. Kebiasaan membaca akan sangat berguna untuk kebutuhan anak baik di sekolah maupun di luar sekolah. Ikuti tips – tips menarik lainnya di media online terlengkap breaktime.co.id.


Leave a Reply